PETUNJUK BIDIKAN KAMERA DALAM MEMBUAT VIDEO


SUMBER : Ultimate Guide to Camera Shots: Every Shot Size Explained [The Shot List, Ep 1] - YouTube

Semua artikel ini berasal dari link yang ada di atas, saya hanya membuat ulang dalam bentuk tulisan dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Jika teman-teman ingin melihat karya asli dalam bentuk vidio, dari semua isi konten di dalam artikel ini, link sudah tertera di atas. Terimkasih

SHOT SIZE

Film terdiri dari urutan, Urutan terdiri dari adegan-adegan (scenes), dan adegan-adegan tediri dari bidikan kamera (shot). Tapi, kita harus memahami karakteristik dan nilai cerita setiap bidikan.

Kali ini kita akan mulai dengan sebuah contoh, akan menentukan ukuran pengambilan bidikan dalam pengambilan film dan cara mengambil bidikan yang tepat pada waktunya, untuk menciptakan momen yang tak terlupakan di layar.

Shot Size menentukan ritme dan makna dari suatu adegan, mengetahui shot mana yang paling bernilai estetis dan dramatis, untuk sebuah adegan harus menjadi prioritas tertinggi, bagi sutradara.

Kali ini kita akan memeriksa, ukuran bidikan penting seiring berjalannya waktu dan akan mengisi daftar bidikan.


1. ESTABLISHING SHOT

Elemen visual paling umum untuk membuka sebuah adegan atau bahkan seluruh film adalah establishing shot biasanya cukup lebar untuk menggambarkan lingkungan di sekitar, dan juga memberikan transisi antar scenes dengan tetap menggambarkan lingkungan yang luas. Pada gambar di bawah menunjukan contoh, di dalam garis persegi berwarna merah adalah sebuah objek utama dalam film, dan garis persegi berwarna hijau menggambarkan lingkungannya.



CONTOH - ESTABLISHING SHOT

2001 : A SPACE ODYSSEY (1968)

CRIMSON PEAK (2015)

HARRY POTTER AND THE SORCERER'S STONE (2001)

STAR WARS: THE FORCE AWAKENS (2015)


2001 : A SPACE ODYSSEY (1968)

CONTOH - DENGAN TRANSISI

BLADE RUNNER 2049 (2017)

BLADE RUNNER 2049 (2017)

CONTOH - OPENING

BLADE RUNNER 2049 (2017)

BLADE RUNNER 2049 (2017)

BLADE RUNNER 2049 (2017)

Sebagai contoh dalam film Blade Runner 2049 yang mempunyai genre Sci-Fi yang bahkan belum ada dalam kehidupan nyata, film tersebut menampilkan Establishing Shot  saat awal film, ingin menunjukan atau memperkenalkan lingkungan dalam film mereka.

Film Blade Runner 2049 dibuka dengan serangkaian bidikan scifi, kita mendapatkan kesan pertama tentang bumi masa depan dengan pertanian, industri, dan kota yang futuristik.


ESTABLISHING SHOT - NOTE

Jadi ingat, Establishing Shot adalah komponen pengantar penting dari adegan apa pun, yang dapat menjadi sebuah transisi antar scene yang memperlihatkan lingkungan sekitar, memperkenalkan tempat baru, memperlihatkan detail dari lokasi atau dunia.


2. MASTER SHOT

Establishing Shot sering diikuti dengan Master Shot. Seperti Establishing Shot, Master Shot mengkonfirmasi lokasi dan geografi adegan, juga menjelaskan karakter mana yang ada di adegan itu, dimana mereka berada dalam hubungan satu sama lain di dalam film tersebut.

THE GODFATHER PART II (1974)

Dalam cutscene pada gambar diatas mayoritas menggunakan Master Shot, untuk menggambarkan hubungan erat keluarga, ingat Master Shot menangkap adegan yang diputar di dalamnya secara keseluruhan.


3. WIDE SHOT (WS)

NORTH BY NORTHWEST (1959)

Wide Shot memberikan objek jauh dari kamera secara visual, mewakili hubungan mereka dengan lingkungan mereka. Ini berbeda dari pengambilan Establishing Shot, yaitu tentang lokasi pengambilan. Wide Shot, lebih pada prinsipnya berkaitan dengan skala pada subjek.

Pada gambar di bawah menunjukan garis persegi berwarna hijau menggambarkan lingkungan, sedangkan mereka adalah subjek.

THERE WILL BE BLOOD (2007)

Dapat digunakan ketika anda perlu membuat subjek tampak hilang, tersesat, kesepian.

THE MARTIN (2005)

BLADE RUNNER (2017)

Atau dapat digunakan untuk mengomentari hubungan subjek dengan lingkungan mereka.

PHANTOM THREAD (2017)


4. FULL SHOT (FS)


PHANTOM THREAD (2017)

Saat seluruh tubuh mencapai dari atas ke tepi bawah bingkai, bidikan didefinisikan sebagai Full Shot, dengan bidikan penuh subjek tidak perlu diletakan di tengah bingkai, tetapi perhatikan beberapa sering terjadi, ini adalah kasusnya.

PULP FICTION (1994)

MOONRISE KINGDOM (2012)

MOONRISE KINGDOM (2012)

Ini cukup efektif untuk menceritakan sebuah cerita dengan, wajah karakter, postur karakter dan seluruh aktivitas tubuh subjek. Jadi ingat, untuk menyampaikan fisik karakter adakah Full Shot.

5. MEDIUM FULL SHOT  (FS) - (COWBOY)

ONES UPON A TIME HOLLYWOOD (2019)

Medium Full Shot diatur dari atas kepala subjek, hingga tepat di bawah pinggang mereka, kadang-kadang disebut sebagai Cowboy Shot berdasarkan ketinggian sarung pistol di sini. Perlu menampilkan subjek sebagai sesuatu yang berbahaya atau konfrontatif, terutama saat senjata di gunakan salam scene.

6. MEDIUM SHOT (MS)

Mungkin ukuran bidikan paling populer di semua bioskop adalah bidikan Medium Shot, tapi mengapa? karena ini merupakan bidikan netral, tidak dramatis seperti close-up atau Wide Shot, ini menangkap subjek dalam ukuran mirip dengan bagaimana kita berinteraksi dengan orang yang akan anda pandang.

Komposisi khas dari Medium Shot dimulai di atas pinggang dan berahir tepat di atas kepala.

Komposisi khas Medium Shot adalah dimulai dari atas pinggang sampai ke atas kepala, itu saat anda ingin mengambil mata subjek tanpa kehilangan fisik atau lingkungan atau gunakan pendekatan yang tidak terlalu dramatis.

EYES WIDE SHUT (1999)

EYES WIDE SHUT (1999)




7. MEDIUM CLOSE-UP SHOT (MCU)

Medium Close-Up dimulai dari tengah dada, dan berakhir di atas kepala mereka, Medium Close-Up tentang mengurangi gangguan dan memprioritaskan detail cerita dan karakter.

Gunakan ini ketika anda perlu untuk berhubungan dengan subjek tanpa harus kehilangan fisik mereka.

ROMA (2018)

AVENGERS: ENDGAME (2019)


AVENGERS: ENDGAME (2019)

Pada scene AVENGER: ENDGAME (2019) di atas didesain untuk menangkap reaksinya ketika sebenarnya dia berpikir akan berhasil. Ingat Medium Close-Up, dari pertengahan dada sampai kepala.


8. CLOSE-UP SHOT (CU)

Tentu saja visual yang ampuh untuk majority perubahan emosi atau ketakutan dramatis dalam scene, adalah Close-Up Shot. Bidikan biasanya memperlihatkan mata karakter agar mendapatkan perasaan dari karakter.

Close-Up Shot adalah tentang empati dan menggambarkan betapa efektifnya itu secara dramatis dalam waktu pengambilan keputusan atau kecemasan.

BLADE RUNNER 2049 (2017)

SUCKER PUNCH (2011)

IT FOLLOWS (2014)

9. EXTREME CLOSE-UP SHOT (ECU)

Extreme Close-Up membingkai subjek untuk mengisolasi area tertentu, ini bisa menjadi, bibir, telinga, hidung, mata dan beberapa hal lainnya yang ingin ditunjukan makna apa yang ingin disampaikan.

Sebagai contoh gerakan mata yang melihat ke arah tertentu, karena subjek telah memfokuskan pada objek tertentu di sekitarnya.

Tidak hanya objek bahkan detail di lingkungan sekitar juga bisa dimasukkan ketika memiliki sebuah makna dalam scene tersebut. Pembuat film akan sering mengandalkan bidikan untuk menyorot dan mengisolasi sesuatu yang penting.

PHASE IV (1974)

EVIL DEAD II (1987)

KILL BILL VOL. 1 (2003)

THE SHINING (1980)

STOKER (2013)

MANDY (2018)





NOTE

Subjek dan objek 

Sebagai aturan dasar, subjek adalah orang atau benda yang melakukan sesuatu sedangkan objek adalah orang atau benda yang sedang menerima sesuatu tindakan itu. Subjek dan objek memiliki fungsi yang berlawanan dalam sebuah kalimat. Jadi, subjek adalah 'pelaku' dari tindakan tersebut.






Comments